Kiprah Ahmadiyah

Apa yang diberikan Ahmadiyah kepada dunia Islam dan umat pada hakikatnya adalah kenyataan yang sukar dipungkiri. Orang yang tidak menyenangi Ahmadiyah dan pendirinya selayaknya tidak menutup mata terhadap usaha dan amal Ahmadiyah di semua bidang. Mungkin akan dikatakan sepihak jika kami kemukankan pendapat Ahmadiyah sendiri tentang apa-apa jasa Ahmadiyah kepada dunia Islam. Untuk itu berikut ini kami langsung ke persoalan pokok dengan menurunkan beberapa komentar para tokoh agama dan komentar dari berbagai surat kabar mengenai sepak terjang Ahmadiyah.

1. Dr.H. Abdul Karim Amrullah alias Haji Rasul (ayah Dr.Hamka) menulis:

“Di atas nama Islam dan kaum Muslimin sedunia, kita sangat memuji kepada pergerakannya Ghulam Ahmad tentang mereka banyak menarik kaum Nasrani masuk agama Islam di tanah Hindustan dan di lain-lain tempat…” (Al-Qaulus Shahih, hal.149, Bukittinggi 1926).1

2. Zainuddin Labbai menulis di dalam majalah Al-Munir, 23 Desember 1923:

“Tentang kaum Ahmadiyah pintar mengembangkan Islam dan pintar menarik orang-orang Kristen ke dalam. Maka terlebih dahulu kita memuji setinggi-tingginya karena mereka itu sangat berjasa di dalam Islam…”

3. Dalam Almanak Muhammadiyah dikatakan:

“Muballigh-muballigh Ahmadiyah yang telah bermukim di Barat sangat gencar mengembangkan agama Islam dan meratakan pengajarannya, begitulah berangsur-angsur terus menerus yang datang pada kemudiannya, hingga di antara para muballigh itu ada yang menuju pusatnya kaum Kristen di tanah Roma, Italia hendak di-Islamkannya…”(Almanak Muhammadiyah, hal.42 tahun 1347 Hijriyah).

4. Prof.Dr.Hamka, (ketua MUI pertama) dalam bukunya “Pelajaran Agama Islam” cetakan pertama halaman 199 menulis:

“Adapun kaum Ahmadiyah dan usahanya melebarkan Islam di benua Eropa dan Amerika, dengan dasar ajaran mereka, faedahnya bagi Islam ada juga. Mereka menafsirkan Alquran ke dalam bahasa-bahasa yang hidup di Eropa. Padahal zaman seratus tahun yang telah lalu masih merata kepercayaan tidak boleh menafsirkan Alquran. Pentafsiran Alquran dari kedua golongan Ahmadiyah itu membangkitkan minat bagi golongan yang menginginkan kebangkitan Islam ajaran Muhammad kembali buat memperdalam riset-nya tentang Islam”.

5. Haji Agus Salim dan Cokroaminoto dalam pandangannya mengenai tafsir Ahmadiyah:

“Kongres Serikat Islam 26-29 Januari 1928 di Yogyakarta memperingati hari S.I. 15 tahun. Di kongres itu dibicarakan juga tafsir Alquran yang sedang dikerjakan oleh Cokroaminoto. Dari penerbitan-penerbitan yang pertama, ternyata tafsir itu didasarkan atas tafsir Ahmadiyah. Lantaran ini timbullah dalam kalangan sendiri perlawanan yang keras. Mereka saling menerangkan bahwa dari segala jenis tafsir Alquran, yaitu dari kaum kuno, kaum Mu’tazilah ahli sufi dan golongan modern, ternyata tafsir Ahmadiyah lah yang paling baik untuk memberi kepuasan kepada pemuda-pemuda Indonesia yang terpelajar.” (Mr.A.K.Pringgodigdo,Sejarah Pergerakan Rakyat Indonesia, 1946, cet.V, hal.47, Pustaka Rakyat).

6. Tokoh Proklamator  sekaligus Presiden Pertama RI, Ir.Soekarno dalam bukunya “Di bawah Bendera Revolusi” menulis tentang Ahmadiyah, yaitu:

“Adalah besar pengaruhnya, juga di luar India. Ia bercabang dimana-mana, ia menyebarkan banyak perpustakaannya ke mana-mana, sampai di Eropa dan Amerika orang baca ia punya buku-buku, sampai disana ia sebarkan punya propagandis-propagandis. Corak ia punya system ialah mempropagandakan Islam dengan cara apologetis, yakni mempropagandakan Islam dengan mempertahankan Islam itu terhadap serangan-serangan dunia Nasrani; mempropagandakan Islam dengan membuktikan kebenaran Islam di hadapan kritikan dunia Nasrani. Ya.. Ahmadiyah adalah salah satu faktor penting pula di dalam pembaharuan pengertian Islam di India. Dan satu faktor penting pula di dalam mempropagandakan Islam di benua Eropa khususnya, di kalangan kaum intelektuil seluruh dunia umumnya. Buat jasa ini, cacat-cacatnya tidak saya bicarakan disini, ia pantas menerima salut penghormatan dan pantas menerima terima kasih. Salut penghormatan dan terima kasih itu, marilah kita ucapkan kepadanya disini dengan cara yang tulus dan ikhlas” (hal.388-389, jilid I, cet.4).

7. H. Rosihan Anwar, Kolumnis Senior Indonesia mengatakan:

“…ketika saya tanyakan apa agama rakyat Gambia, maka dijawabnya, bagian terbesar Islam. Dan tanpa ditanya, Jones meneruskan bahwa Islam di negerinya sangat ortodoks, tidak membantu kepada kemajuan negeri. Rakyat amat membutuhkan sekolah-sekolah dan pendidikan, tetapi kepala-kepala kabilah lebih suka melihat rakyat tetap bodoh daripada disuruh bersekolah. “Coba kalau Ahmadiyah boleh masuk dan bergerak di Gambia seperti halnya di Afrika Timur, kan pendidikan bisa dimajukan oleh Ahmadiyah”, ujar Jones pula, ia sendiri beragama Kristen…”(Pedoman, 30 Juli 1960).

8. Prof. Dr. Hasbullah Bakry, Guru Besar Hukum Islam dan Perbandingan Agama; Dosen di beberapa Perguruan Tinggi mengatakan:

“Akhirul Kalam kami berpendapat Ghulam Ahmad adalah ulama besar seperti ulama besar lainnya sedangkan pengikutnya adalah umat Islam tanpa perlu diragukan Islamnya dan salah besar mereka yang menganggap kafir. Semoga Allah SWT menguatkan selanjutnya pendapat kami ini dengan menggerakkan para ulama lainnya membelanya, amin”.(Pedoman Islam di Indonesia, hal.441, cet.5, Penerbit Universitas Indonesia Press, 1990).

9. Amin Rais

“Ahmadiyah bukan gerakan politik. Bebrapa stasiun televisi mereka di Eropa bicara tentang ajaran Islam, akhlak dan ekonomi. Di Pakistan mereka tetap eksis. Mereka naik haji ke Mekkah dan Madinah, juga tetap shalat 5 waktu. Bahakan setahu saya, banyak jenderal angkatan laut, darat  dan udara di Pakistan orang Ahmadiyah. Bahkan pemenang nobel Fisika, Dr. Abdusslam, juga orang Ahmadiyah.  Jadi mereka itu     sekumpulan orang intelektual. Bahkan kalau  mau jujur, yang menyiarkan agama Islam di     Eropa, ya, orang-orang Ahmadiyah lewat stsiun televisi dan stasiun radio.   (Majalh tempo, 28     April 2008)

10. Wartawan kenamaan dan pendiri surat kabar Zamindar di kota Lahore bernama Munsyi Sirajuddin menulis:

“Sesudah melihat langsung Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as., Masih Mau’ud, kami dapat menyatakan beliau di masa mudanya adalah manusia yang saleh dan muttaki. Seluruh waktu dihabiskannya untuk mempelajari agama Islam. Di waktu itu beliau jarang tampil di muka umum, pada tahun 1877 kami mendapat kesempatan menjadi  tamu beliau di Qadian selama satu malam. Pada hari-hari itu, beliau begitu sibuk dalam beribadah dan berdoa, sedikit sekali beliau bercakap-cakap dengan tamu-tamunya.”(Harian Zamindar, Mei 1908).

11. Khawajah Hasan Nizami dalam bukunya Musliman Maharana menulis:

“Sekalipun aku tidak seakidah dengan Jemaat Qadiani dan tidak pula ada hasrat dalam hatiku untuk bergabung dengan Jemaat Qadiani ini, akan tetapi aku membenarkan bahwa Jemaat Qadiani sangat sukses dalam menghadapi lawan-lawan Islam dan untuk ini mereka bekerja dengan penuh semangat.”(Dikutip dari harian Al Fazal, 31 Mei 1927).

12. Maulana Abdul Halim, Lucknow, India; redaktur Dilgudaz mengutarakan:

“Sekarang sedang berlangsung perdebatan antara golongan Ahmadiyah dengan golongan Baha’i, keduanya saling mengemukakan argumentasinya. Tetapi perbedaan pokok antara keduanya ialah bahwa Ahmadiyah berpijak atas asas syariat Islam yang kongkrit dan kuat. Dan berasalkan dengan asas Islam it uterus melancarkan tabligh dan berpropaganda tentang Islam. Akan tetapi mazhab Bahayi menyatakan syariat Islam itu suatu agama yang sudah mansukh (tidak berlaku) dan tidak wajib untuk diikuti. Tegasnya ialah bahiyat datang untuk menghapuskan Islam dan Ahmadiyah datang untuk memperkuat Islam. Walaupun ada beberapa perbedaan, golongan Ahmadiyah tetap memperjuangkan kebenaran Islam dengan penuh antusias dan hal demikian tidak terdapat pada orang-orang Islam lainnya.”(Majalah Dilgudaz, Lucknow, Juni 1926).

13. Muhammad Akaram M.A. Ahli sejarah dan sastrawan menulis di Maud-i Kauthar:

“Pengaruh jemaat Ahmadiyah memang jauh sekali. Ini disebabkan kepercayaan pendiri jemaat     Ahmadiyah dan pengikutnya, bahwa jihad dengan pedang bukan masanya sekarang. Yang diperlukan adalah jihad dengan pena, jihad dengan lisan dan tulisan. Pendirian mereka ini tidak     sejalan dengan pendirian umat Islam lainnya, tetapi hakikat yang nyata adalah kemampuan jihad dengan pedang tidak ada pada Ahmadiyah, dan tidak pula terdapat pada umat Islam lainnya. Karena kepercayaan umum umat Islam terhadap jihad harus dengan pedang maka akhirnya jihad ‘am dan d’awah pun tidak dilakukan. Orang Ahmadiyah yang mengakui jihad dengan dakwah, mereka melakukannya dengan anggapan suatu kewajiban. Disini mereka berhasil dan sukses”.

14. Maulana Zafar Ali Khan, redaktur harian Zamindar, Lahore, menyatakan:

“Kami ingin bertanya kepada orang-orang Islam bahwa untuk mengembangkan agama Islam yang suci ini usaha apa yang mereka lakukan untuk Islam? Di Hindustan bermukim 70 juta orang Islam. Apakah ada dari antara mereka suatu misi tabligh yang melancarkan pertablighan di Negara-negara Barat. Mencaci maki orang-orang Ahmadiyah sambil duduk di rumah adalah hal yang gampang. Tidak ada yang dapat membantah bahwa inilah satu-satunya Jemaat yang telah sanggup mengirimkan muballigh-muballigh ke Inggris dan Negara-negara Barat lainnya. Tidakkah nadwatul Ulama, Deobandi dan pusat-pusat ilmu pengetahuan dan agama, bisa mengambil bagian dalam menyebarkan tabligh Islam?”(Harian Zamindar, Lahore, Desember 1926).

15. Syekh Muhibbudin Al-Khatib, seorang ulama dan pujangga dari Mesir mengatakan: yang sangant membantah Ahmsdiyah belian melulis dalam surat kabar “Alfatah , 20 Jumadil -Kahir 1351 H No 315 sebagai berikut:

“Setelah saya perhatikan maka nyatalah bahwa gerakan Jemaat Ahmadiyah itu sungguh dahsyat. Mereka telah menggemakan suaranya dan mengangkat penanya dalam dalam berbagai bahasa dunia, melancarkan dakwahnya dengan potensi pengorbanan harta benda yang dibelanjakan untuk dakwah di Timur dan di Barat, di tengah segala bangsa. Mereka telah menyusun barisan untuk melancarkan serangan hebat, memperteguh kedudukannya lalu mendirikan pusat-pusat dakwahnya di Asia, Afrika, Eropa dan Amerika yang serupa dengan organisasi-organisasi Kristen di bidang ilmu dan pengetahuan serta kegiatan. Namun dilihat dari segi pengaruh dan hasilnya, maka mereka tidak dapat disamakan dengan orang-orang Kristen karena orang-orang Ahmadiyah itu lebih hebat kemenangannya. Di tangan mereka adalah hakikat-hakikat Islam dan mereka kuasai hikmahnya… barangsiapa memperhatikan kegiatan orang Ahmadiyah yang mendahsyatkan itu dan memberi penilaian yang jujur, maka tak dapat tidak, dia akan takjub dan kagum karena akan melihat kegiatan hebat itu dilakukan oleh satu golongan kecil ini ternyata melakukan pekerjaan yang tidak dapat dilakukan oleh ratusan jiwa kaum Muslim lainnya. Apakah tidak wajib atas kaum Muslimin dalam keadaan seperti ini untuk berusaha mensucikan pikiran orang-orang Eropa dan Amerika dari segala kepercayaan bathil yang mereka anut terhadap nabi mereka? Sesungguhnya, memang kewajiban pemimpin kaum Muslimin-lah dan alim-ulamanya; kewajiban orang-orang kayanya dan miskinnya juga. Namun siapakah kiranya yang tampil ke muka untuk membasmi kepercayaan itu? Tak seorangpun di antara orang-orang Islam selain orang-orang Ahmadiyah saja. Merekalah yang membelanjakan harta bendanya, membelanjakan jiwanya untuk itu. Sekiranya pemimpin lain berteriak-teriak sampai parau dan garau suaranya dan menulis sampai hancur pena-penanya, niscaya mereka tidak akan sanggup mengumpulkan uang dan orang di seluruh negeri Islam, sepersepuluh yang dilakukan oleh golongan kecil ini…”(Al-Fath, No.315, Jumadil Akhir 1315 H).

16. Allamah Niyaz Fatehpuri, redaktur Majalh Nigar, di Lucknow-India

“Pada mulanya saya tidak punya pandangan baik tentang Ahmadiyah. Tetapi setelah saya pelajari langsung perihidup pembinanya, saya renungkan ajaran-ajaran dan organisasinya, maka tidak dapat tidak saya harus mengkui bahwa pada masa kini hanya jemaat Ahmadiyahlah satu-satunya jemaat yang memahami satu masalah pokok yaitu iman yang benar yang bukan sekedar ikrar lisan melainkan ikrar dalam bentuk amal dan perbuatan yang merubah pola dan mental berpikir dan menggerakkan orang-orang Islam ke jalan yang digariskan oleh pendirinya, Muhammad saw. Untuk itu tidak perlu kita mencari-cari alasan -alasan logika. Coba saja kalian renungkan, betapa nyatanya perbedaaan antara kehidupan yang kalian jalani dengan kehidupan yang dijalani oleh orang-orang Ahmadiyah Disisi lain nama”kehidupan” adalah perpecahan-perpecahan dalam kehidupan individu, sedang pada Ahmadiyah ‘kehidupan’ itu berarti perpaduan yang kokoh dan terorganisir. Kemasyarakatan di kalian adalah individu-individu yang bergelintiran yang sudah menjadi “habal manstsuran (debu betaburan), sedang Ahmadiyah mencerminkan perpaduan kokoh dan berpegang teguh “habbal matien” (satu tali yang kuat). Kesatuan kalian telah terpecah-pecah dan kucar-kacir sedang Ahmadiyah mengumpulkan kepingan-kepngan dan pecahan-pecahan itu untuk diutuhkan kembali. Tata pergaulan dan kehidupan orang-orang Ahmadiyah yang amat sederhana, keikhlasan dan kesungguhan berkorban, menghormati janji dan melaksanakan hukum syariat, lebih dari itu ketabahan (istiqomah) orang-orang Ahmadiyah atas nama mereka membangun mahligai kesautan dalam masayarakat” (Nigar, lucknow, November 1959)

17. Dalam Encyclopedia Brittanica tertulis:

“Jemaat Ahmadiyah adalah suatu organisasi tabligh yang luas, bukan di Hindustan saja bahkan juga di Afrika Barat, Mauritius dan di Pulau Jawa. Selain itu di Berlin, Chicago dan London telah berdiri missi tablighnya. Muballigh-muballigh mereka berusaha keras supaya orang-orang Barat masuk Islam dan mereka berhasil. Literature-literatur mereka yang bernafaskan Islam cukup menarik perhatian kaum terpelajar. Cara ini bukan saja menarik orang-orang non-Muslim tetapi juga pelajaran-pelajaran ini menjadi daya tarik bagi kaum Muslim terutama yang telah berpaling dari agama atau yang telah hanyut dalam arus pemikiran-pemikiran belaka.” (Encyclopedia Brittanica, jilid 12, hal.711).

18. Mingguan Life , Amerika, 9 Mei 1955 menulis:

“Belum selang beberapa lama umat Islam masih belum punya suatu gerakan teratur dan terorganisisr baik di bidang dakwah …akakn tetapi sekarang kita jumpai tand  nyata padsa mereka dengan perhatiannya terhdsap teknik dakwah misi-misi Kristen…golngan Islam yang paling kuat, paling dinasmis dna hidup diantara semua orang Islam adaslah golongan Ahmadiyah yag berpusat di Paksitan yag memiliki pusat-pusat dakwah di seluruh Eropa, Afrika dan Timur Jauh…di beberapa daerah dimana missionnary-missionary Kristen dan mubaligh-mubaligh Islam Ahmadiyah berlomba-lomba dalam dakwah , maka hasil yang dia capai ialah, apabila seorang berhasil dimsukkan ke dlaam Kristen, maka sepuluh orang lain msaukagama Islam (Ahmadiyah)  (Majaldh “life” terbit di Amerika dengan oplah 555 juta eksemplar dibaca oleh berbagai bangsa dan agama di dunia.

19. Edische Courant,  Belanda, dalam edisinya 11 oktober 1968, menulis bahwa:

“Menanggapi sepak terjang jemaat Ahmadiyah sebagai suatu hal yang remeh atau biasa saja adalah suatu sikap yang keliru, karena Jemaat Ahmadiyah mempunyai suatu rencana yang luas dan besar sekali prospeknya. Dikatakannya pula bahwa jikalau Eropa tidak bersatu padu menghadapi Islam yang dibawa oleh Ahmadiyah, niscaya air pasang yang mengancam akan melanda negeri-negeri eropa itu, tidak akan dapat dicegah lagi.

20. Het Parol , 30 Maret 1962 menulis dengan judul yang besar : “Kemajuan Agama-agama Timur, Agama Kristen Diserbu.

Dalam artikel tersebut secara panjang lebar dikatakan, bahwa jemaat Ahmadiyah dengan gigih sekali bekerja di Eropa menyebarkan agama Islam. Diaktakan oleh penulis bahwa pergerakan ini mulai bangkit pada akhir abad yang lalu, akan tetapi dalam waktu yang tidak begitu lama, jemaat ini sudah menginjakkan kakinya di Eropa. Misinya sekarang giat sekali bekerja. Mereka mendirikan sebuah mesjid di Kota Den Haag, yang bertindak sebagai pusat perjuangannya. Dan di beberapa negeri lainnya di Eropa mereka pun sudah mendirikan mesjid-mesjid. Itulah cara mereka memperjuangkan dan menyebarkan Islam di Barat.

21. Majalah World Christian Digest,  edisi bulan juni 1961 manulis:

“Pada hari ketika saya tinggalkan hari itu telah tiba disana misionaris-missionaris medis Islam (dokter-dokter Ahmadiyah). Berita kedatangannya mendapat tempat yang sedikit saja di halaman surat kabar-surat kabar setempat. Sepanjang yang saya ketahui tidak seorang pun diantara pemimpin-pemimpin Gereja yang mengindahkannya. Tetapi untuk saya hal ini merupakan pertanda lagi tentang kebangkaitan Islam kembali, sekalipun merupakan pernyataan terhadap dorongan-dorongan kegiatan dakwah Islam yang caranya menyamai cara-cara misi-misi Kristen. Misi kedokteran Islam? Tampaknya ini meruipakan cara yang disegaja dilakukan oleh jemaat Ahmadiyah. Jemaat yang merupakan ujung tombak infiltrasi-infiltrasi Islam di Afrika Barat.”

22. Harian Hindustan Times, Calcutta, 25 dessenber 1951 menulis:

“Jemaat Ahmadiyah merupakan Jemat universal karena cabangn-cabagnya kita dapati di Asian, Afrika, Amerika Serikat, Amerika Selatan dan Utara, Australia dan sebaginya…kepercayaan orang Ahmadiyah ialah bahwa semua agama yang mengaku dari Tuhan dan hidup di dunia sejak lama, tentu adalah agama dari Tuhan. Sekalipun begitu, tidak terlepas kemungkinan karena peredaran masa yang panjang, maka di dalam agama dan ajarannya itu terjadi perubahan dan menyebabkan kelemahan pada kekuatan rohaninya. Orang Ahmadiyah menganggap tidak benar penggunaan kekerasan dalam urusan keagamaaan. Meurut mereka, Tuhan memberikan kebebasan -pada hati nurani manusia dan ini adalah pendirian pokok agama.

Dari pengertian politik, pendirian jemaat Ahmadiyah adalah, dimana orang Ahmadiyah tinggal dan berada di situ dia harus hidup sebagai warga negara/masayarakat yang jujur dan setia kepada peraturan dan undang-undang yang berlaku. Setia dan loyal kepada pemerintah tanpa pamrih. Pendirian mereka ini dianggap pokok dan bagian dari kepercayaan. Orang Ahmadiyah menurut keyakinan, mutlak patuh dan kerjasama dengan pihak penguasaa dari pemerintah yang ada. Mereka juga tidak membenarkan mengambil bagian dalam pem berontakan, bahkan dalam pemogokan, non kooperatif dan semua gerakan yang ilegal, bagi mereka terlarang keras”.

23. Surat Kabar berkala Haagsche Post tgl 17 agustus 1963:

“Tradisi lama dari orang barat ialah mengutus rohaniawan atau pendeta-pendeta ke Timur untuk menyemaikan kepercayaan agama Kristen. Akan tetapi setelah perang duia II  keadaan berbalik. Sekarang missionaris Islam dari Timur datang ke negeri-negeri Barat untuk menyebarkan agamanya. Dan Jemaat Ahmadiyah adalah satu Jemaat yang tampil paling terkemuka dalam hubungan dengan rencana itu”.

24. Niewu Haagsche Courant yang diterbitkan pihak Katolik, wartawannya menyebutkan;

“Dari sejarah diketahui bahwa orang Islam di masa lalu sudah datang dua kali ke Benua Eropa. Pertama kali pada abad ke-8 dan yang kedua kali pada aabad ke-15. Keduanya mereka masuk dengan alat senjata dan kekuatan fisik dan dihadapi dengan kekuatan juga. Serangan seperti itu dengan mudah dapat dihentikan. Akan tetapi masuknya Islam pada zaman sekarang ini dengan senjata yang sangat halus dan ampuh. Mereka kali ini tidak dihadapi dengan tentara bersenjata, akan tetapi dihdapai oleh pemuda-pemuda Kristen yang hatinya kosong dari keimanan dan kepecayaannya sudah lama luntur”.

25. Kristligh Dagblad Copenhagen, 15 desember 1958:

“Kami sungguh berkepentingan untuk mengikuti  apa hasil yang akan dicapai oleh serbuan yang dilakukan oleh Islam terhadap Skandinavia. Nampaknya memang tidak diragukan lagi, bahwa orang-orang Ahmadiyah akan meraih sukses. Dibanding dengan orang Islam biasa, orang Ahmadiyah lebih serius. Mengenai masalah jihad, mereka tidak sepaham dengan orang-orang Islam umum yang mengatakan bahwa jihad itu adalah mengangkat pedang. Menurut Ahmadiyah, ayat Alquran yang mengatakan ‘tidak ada paksaan dalam agama’ daslah tegas dan menentukan…”

66 Tanggapan

  1. Maaf ya Bung Jusman,
    Saya hanya menyampaikan pesan dari Ibrahimovic di “denagis” yang terkena cekal dan saya kasih komen juga untuk itu. Yah kurang lebih ada hubungannya dengan judul di atas khan?

    Jawab (saya):
    Lha Akang sendiri pernah kenal langsung atau cuman cerita doang? Jujur lho Kang!
    deden:
    saat AH masih ahmadiyah akang masih cilik dan tahu AH. akang masih dapat mengingat bagaimana AH yang semenjak mengawali karirnya sebagai mubaligh Ahmadiyah jabatannya makin lama makin turun karena pelanggaran2 yang ia lakukan, dan ujung2nya dia diberhentikan dengan tidak hormat dari jabatannya karena melakukan pelanggaran a susila.

    jawab (ibrahimovic):
    biar saja nabi lama, dia memfitnah Ahmad Hariadi. Setiap memfitnah seseorang pasti ada balasannya.

    deden:
    memfitnah AH atau AH memfitnah?? :mrgreen:
    Tentu saja yg memfitnah dan yang difitnah dua2nya akan mendapat balasan, balasan buruk dan balasan baik bukan?
    selama AH diluar Ahmadiyah dan mencari penghidupan dalam upaya2 penghentian gerak langkah Ahmadiyah adakah ia merasa bahagia karena alih2 ia berhasil membuat pengikut Ahmadiyah menghilang sesuai harapannya, malah ia melihat justru semakin berlipat-lipat? Kalau diawal karir ia sebagai penentang Ahmadiyah adalah hal yang impossable pendakwah Ahmadiyah bisa dikirim ke Arab saudi misalnya, tapi saat ini tidak sedikit orang Arab yang bergabung kedalam Ahmadiyah karena mereka dapat mendengarkan dakwah2 Ahmadiyah dari rumah masing2 melalui siaran2 TV Ahmadiyah dalam bahasa Arab.
    Tak ada satu daerahpun dimuka bumi yang saat ini tidak bisa mendengarkan dakwah2 Ahmadiyah melalui siaran Muslim Television Ahmadiyya yang disiarkan 24 jam dalam sehari, nostop.
    Dan AH kian hari akan semakin kecewa karena upayanya sama sekali tidak membuahkan hasil.
    Bukankah ini suatu balasan seperti yang anda maksud?

    Jawab (saya):
    Deden, apa yang diceritakan Ibrahimovic itu sudah benar. Saya
    sudah menanyakan ttg Hariadi kepada Bung Shadow. Shadow adalah
    teman Ahmad Hariadi. Cerita Ahmadiyah bahwa AH telah berbuat
    asusila itu adalah fitnah. AH menikah resmi dengan gadis tsb.
    Ketika AH menikah dengan gadis tsb ada seorang ahmadi yang menjadi
    saksi pernikahan tsb. AH meminta kepada ahmadi tsb untuk
    merahasiakan pernikahan tsb sehingga suatu ketika timbullah fitnah
    ahmadiyah bahwa AH telah kumpul kebo.
    Sebaiknya anda bertanya langsung ke sumbernya yaitu Ahmad Hariadi
    biar tidak timbul fitnah. Silahkan anada menghubungi beliau di
    nomor: 08128125695 untuk mengetahui cerita yang sebenarnya.
    Mudah- mudahan cerita2 yang tidak jelas itu bisa terjawabkan.
    Beranikah Ahmadi untuk mengikuti saran saya ini?
    Wallahualam,

  2. ooh kamu ketahuan pacaran lagi
    dgn sigadis.. eh si janda..
    hihihi..
    Kalau udah resmi koq maen rahasi-rahasian..
    keliatan banget bo’ongnya..
    nabi lama koq suka buang “sampah” di tempat orang sih…
    Ah udahlah..

  3. Quote:
    ooh kamu ketahuan pacaran lagi
    dgn sigadis.. eh si janda..
    hihihi..
    Kalau udah resmi koq maen rahasi-rahasian..
    keliatan banget bo’ongnya..

    Jawab:
    Silakan buktikan siapa yang bohong…

  4. Percuma deh Alif nggak bakalan berani nanda tangani :D
    jadi kesimuplannya hanya besar dimulutnya saja :D

  5. utk nabi lama:
    oo jadi ibrahimovic itu = nabi lama toh?
    AH memang menikahi gadis itu (pada akhirnya), dan didepan penghulu ia mengaku jejaka padahal sudah beristri….lalu surat nikah itu ia tape ek, bukan begitu kang AH??

  6. Quote Deden:
    oo jadi ibrahimovic itu = nabi lama toh?
    AH memang menikahi gadis itu (pada akhirnya), dan didepan penghulu ia mengaku jejaka padahal sudah beristri….lalu surat nikah itu ia tape ek, bukan begitu kang AH??

    Jawab:
    Sebelumnya gembar gembor kalau AH berbuat asusila sekarang plin-plan kalau AH menikahi janda tsb :D
    Tuh udah dikasih no telpnya kenapa tidak ditelpon den si AH :D
    Sekalian tanya kepada kepada AH yang menginginkan menulis statusnya jejaka itu si wanita ataukah si AH :D
    coba ente tanya si AH…..ingat lho hukumnya fitnah.
    Sekalian ente minta surat mu’alanah sama AH untuk ente tandatangani, anggap saja ente mewakili ahmadiyah. Apa ente berani? :D biasanya kalau orang tukang fitnah sama tukang bo’ong bawaannya nggak berani atau nyalinya ciut ketika disuruh mempertanggungjawabkan tuduhannya maupun jawabannya :D
    gw tunggu deh ente nelpon Ah, sekalian ente tanda tangani itu suratnya. Nanti gw selalu kontek AH untuk menyanyakan apakah ada nama deden yang berani menandatangani surat mu’alanah tsb :D

  7. Eh… Akang Deden muncul juga di sini.
    Maaf koreksi (lagi), bukan gadis tp janda. Sudah telepon belum Kang?
    Takut kena ‘polusi’ ajaran Islam yang sebenarnya Kang?
    Yang Antv sudah cek juga Kang?
    Wassalam,

  8. Nabi lama:
    “Silakan buktikan siapa yang bohong…”
    “Maaf koreksi (lagi), bukan gadis tp janda”

    janda apa janda?
    Yang bohong tuh yang salah melulu kalo berkomentar…
    hihihi

  9. AH eh shadow nulis:
    Sekalian tanya kepada kepada AH yang menginginkan menulis statusnya jejaka itu si wanita ataukah si AH :D

    komen ane:
    ooo jadi kalo by order bohong itu ‘holol’ toh? (sorry ngutip istilah bang sobri lubis) :mrgreen:
    pantes kalau selama ini akang rela membohongi hati nurani akang sendiri tentang Ahmadiyah, ternyata akang memakai prinsif demi order mah everything is holol, ya? :mrgreen:

    AH eh shadow nulis:
    coba ente tanya si AH…..ingat lho hukumnya fitnah.

    komen ane:
    kalo memang akang merasa itu fitnah, bukankah mestinya akang gak perlu gusar dan bersyukur bakalan dapat reward khusus? :D

    AH eh shadow nulis:
    Sekalian ente minta surat mu’alanah sama AH untuk ente tandatangani, anggap saja ente mewakili ahmadiyah. Apa ente berani? :D

    komen ane:
    berani karena benar sih oke2 aja, tapi kalau berani demi AH yang menggunakan falsafah hidup everything is holol demi…
    ogah deh :D

    AH eh shadow nulis:
    biasanya kalau orang tukang fitnah sama tukang bo’ong bawaannya nggak berani atau nyalinya ciut ketika disuruh mempertanggungjawabkan tuduhannya maupun jawabannya :D

    komen ane:
    confession nih? :mrgreen:
    salam

  10. Quote deden:
    komen ane:
    ooo jadi kalo by order bohong itu ‘holol’ toh? (sorry ngutip istilah bang sobri lubis)
    pantes kalau selama ini akang rela membohongi hati nurani akang sendiri tentang Ahmadiyah, ternyata akang memakai prinsif demi order mah everything is holol, ya?

    jawab:
    Menurut ente itu order, apa sudah ditelpon si AH den, bagaimana kebenarannya? :D

    Quote deden:
    kalo memang akang merasa itu fitnah, bukankah mestinya akang gak perlu gusar dan bersyukur bakalan dapat reward khusus?

    jawab:
    apa ane gusar den, apa nggak lihat tuh smiley :D
    lihat betapa oonnya, mana mungkin gw dapet reward khusus sedangkan yg ente fitnah si AH :D

    Quote deden:
    berani karena benar sih oke2 aja, tapi kalau berani demi AH yang menggunakan falsafah hidup everything is holol demi…
    ogah deh

    jawab:
    wakakakak…..sebelumnya memfitnah si AH, sekarang nyalinya ciut. banci amat ente den :D udah nuduh sembarangan lalu bersikap plin-plan kalau sdh menikah….kelitan deh fitnahnya :D

    Quote deden:
    confession nih?
    salam

    jawab:
    keder nih ceritanya :D

  11. No body perfect…
    Bukti sudah ada… tinggal cek sendiri…
    Susah ‘kali….nyaaa… (kata orang Medan)

  12. Yang pasti bukan demi by order kang…
    tapi DJARUM SUPER
    DJARUM SUPER = Demi Janda Aku Rela Untuk Membohong habis Suka Perempuan sih..
    hihihi
    Aib temen sendiri koq dipaksa untuk dibahas sih…

  13. Kalau gw lihat diskusi antara deden dengan ibrahimovic di http://denagis.wordpress.com/2007/12/26/ahmadiyah-dan-mui/#comment-501 kelihatan deden terpojok oleh jawaban ibrahimovic. Sampe jawaban berupa ayat2 Al-qur’an, QS.2:194,”Allah beserta ma’a orang-orang yang bertakwa”
    QS 2:249,”Dan Allah bersama ma’a orang-orang yang sabar”
    bahkan Asbaabun nuzuul pun tidak bisa dijawab dengan baik. Malah milih menghindar dengan jawaban lain dengan mengutip surat Ali-imron 193 dan Al-Hijr 32 ….apa ente belum baca tafsir resmi ahmadiyah den, apa dalam ayat-ayat tersebut kata Ma’a diartikan dengan “termasuk”….wakakak…saya yakin ente malah terkena senjata makan tuan….wakakak
    Justru dalam ayat yang ente kutip Al-Hijr ayat 32 oleh khalifah anda di tafsir remi ahmadiyah kata Ma’a diartikan dengan “bersama-sama”….wakakak
    Nih contohnya orang OON tapi masih kukuh dengan OON nya
    Nggak ngerti tata bahasa arab bersikeras kata Ma’a diartikan dengan “termasuk”….dasar bego
    Nih gw kasih tahu den tatabahasa arabnya….MA’A itu artinya BERSAMA den…dalam tatabahasa arabnya disebut “ZHARAF MAKAN” sedangan TERMASUK, bahasa arabnya adalah “MIN” dlm tatabahasa arabnya disebut “HARPUN”.
    Arti MA’A=Bersama sama pula artinya dengan WAWU MA”IYAH yang diartikan pula dengan arti “bersama”, namun beda tulisan arabnya
    Ente cari deh di Al-Qur’an bahwa kata “MIN” diartikan dengan kata “TERMASUK”
    Buka deh di tafsir resmi ahmadiyah, kata ma’a dlm QS.2:194, QS 2:249 diartikan khalifah ente dengan arti “bersama”….wakakak

    Tenang aja nanti Ibrahimovic juga ngasih link tafsir ahmadiyah dan dia juga sudah gw ajarin tatabahasa arabnya

    Maka kalau buta tatabahasa arab mending nggak usah ngeyel….malah malu-maluin ente sendiri karena ente kelihatan “begonya”
    Nggak ada yang bisa ente harapkan dari ilmu “doktrin”, isinya cuma membual doang
    Belajar dong sama orang ngerti tatabahasa arab kalau bisa kursus begitu
    Kalau gw lihat jawaban ente di forum ente kelihatan ente ini termasuk orang yang bego

  14. Quote Alif:
    habis Suka Perempuan sih..

    jawab:
    ente yakin tuh lif :D
    Ingat lho perkataan ente “LAKNAT ALLAH TERHADAP ORANG YANG BERDUSTA”

  15. AH menikahi wanita tanpa ada paksaan beda dengan Seorang yang mengaku nabi yang berkeinginan menikahi seorang tapi pake ngancam segala :D hina banget :D
    Bahkan sampe turun wahyu segala berupa ancaman tersebut yang katenye nih berasal dari tuhannya mirza. Mana mungkinlah Allah mengancam seseorang segala hanya karena mirza ditolak keinginannya :D
    wahyunya meleset lagi :D
    Urusan menolak tuh hak asasi manusia jadi nggak ada urusannya dengan Allah :D

  16. Lucunya deden bahas Isa di denagis.
    Kalau ente mengatakan Isa yang akan turun, kenapa ente mengimani Ghulam Ahmad :D
    memangnya Ghulam Ahmad hanya mendakwakan diri sebagai Isa saja :D
    Jadi pertanyannya,Ghulam Ahmad itu mendakwakan diri sbg apa saja den? :D

  17. Quote Alif:
    habis Suka Perempuan sih..

    Shadow:
    ente yakin tuh lif
    Ingat lho perkataan ente “LAKNAT ALLAH TERHADAP ORANG YANG BERDUSTA”
    ———-

    hihihi shadow ini menuduh gw lagi berdusta ya?
    Jadi gw salah kalo gw ngomong temennya itu DJARUM SUPER?
    Jadi gw salah kalo gw ngomong temennya itu SUka PERempuan?
    Kalo gitu sorry deh…
    Gw nggak tahu kalo yang bener itu temennya Suka ama Laki-laki
    bukan SUka ama Perempuan makanya si shadow itu marah-marah…
    sorry ya..
    jangan-jangan..?? hihihi

  18. Quote alif:
    hihihi shadow ini menuduh gw lagi berdusta ya?
    Jadi gw salah kalo gw ngomong temennya itu DJARUM SUPER?
    Jadi gw salah kalo gw ngomong temennya itu SUka PERempuan?
    Kalo gitu sorry deh…
    Gw nggak tahu kalo yang bener itu temennya Suka ama Laki-laki
    bukan SUka ama Perempuan makanya si shadow itu marah-marah…
    sorry ya..
    jangan-jangan..?? hihihi

    jawab:
    he..hee..hee…apa berani lu tandatangan tuh surat. Percuma deh kalau ente ngomong apa aja kalau nggak berani :D
    Apa sudah ditelpon si AH lif :D

  19. Bagaimana tuh dengan nabi ente…malu-maluin. Mau meminang gadis aja pake ngancem segala :D
    nih lucunya tahu nabinya kayak gitu malah diimani…OON banget :D

  20. Pesan Hz. Masih Mau’ud kepada
    Jemaat Tentang Poligami

    Hati saya ingin supaya warga Jema’at
    saya melakukan poligami dan
    mengembangkan Jema’at ini melalui
    banyaknya keturunan.

    (sumber: Bisyarat Edisi No. 41 Dzulhijjah-Muharram 1426-1427 H/Sulh 1385 HS/Jan 2006M)

    :D :D :D :D

  21. Dr Syamsuddin Arif
    Staf Pengajar di Universitas Islam Internasional Malaysia
    “(http://www.republika.co.id/kolom_detail.asp?id=335171&kat_id=16)”

    “Saya tidak percaya bahwa Mirza Ghulam Ahmad seorang nabi dan belum percaya pula bahwa ia seorang mujaddid [pembaharu],” tulis Ir Sukarno dalam bukunya, Di Bawah Bendera Revolusi, jilid 1, cetakan ke-2, Gunung Agung, Jakarta, 1963, halaman 345. Mantan Presiden RI pertama itu tidak keliru dan bukan pula sendirian. Jauh sebelum itu, tokoh pemikir masyhur Sir Muhammad Iqbal ketika ditanya oleh Jawaharlal Nehru, perdana menteri India waktu itu, perihal Ahmadiyah dengan tegas menjawab bahwa wahyu kenabian sudah final dan siapapun yang mengaku dirinya nabi penerima wahyu setelah Muhammad SAW adalah pengkhianat kepada Islam: “No revelation the denial of which entails heresy is possible after Muhammad. He who claims such a revelation is a traitor to Islam” (Lihat: Islam and Ahmadism, cetakan Islamabad: Da’wah Academy, 1990, halaman 8).

    Iqbal menangkap banyak kemiripan antara gerakan Ahmadiyah di India dengan Babiyah di Persia (Iran), yang pendirinya juga mengklaim dapat wahyu sebagai nabi. Menurut Iqbal, tokoh-tokoh kedua aliran sesat ini merupakan alat politik ‘belah bambu’ kolonialis Inggris –yang waktu itu masih bercokol di India– dan imperialis Rusia, yang sempat menjajah Asia Tengah dan sebagian Persia. Akidah mereka adalah ‘kepasrahan pada penguasa’ (political servility), jelas Iqbal (halaman 13). Jika pemerintah Rusia mengizinkan Babiyah membuka markas mereka di Ishqabad, Turkmenistan, maka pemerintah Inggris merestui Ahmadiyah mendirikan pusat misi mereka di Woking, wilayah tenggara England. Bagi Iqbal, doktrin-doktrin Ahmadiyah hanya akan mengembalikan orang kepada kebodohan. Inti dari Ahmadisme atau Qadianisme –demikian Iqbal lebih suka menyebutnya– adalah rekayasa mencipta sebuah umat baru bagi nabi India (sebagai tandingan nabi Arabia): “to carve out, from the Ummat of the Arabian Prophet, a new ummat for the Indian prophet.” (halaman 2).

    Seorang ulama India yang paling disegani pada zamannya, Syed Abul Hasan Ali an-Nadwi, sesudah mempelajari secara intensif dan objektif perjalanan hidup dan ‘evolusi’ Mirza Ghulam Ahmad dari seorang santri sederhana hingga menjadi pembela agama (1880) dan mengaku imam mahdi alias masih maw’ud (1891) serta menganggap dirinya nabi (1910), menyimpulkan bahwa gerakan Ahmadiyah ini hanya menambah beban pekerjaan rumah umat Islam, memecah-belah mereka, dan membikin masalah umat kian rumit (Lihat: Qadianism: A Critical Study, cetakan Lucknow 1980, halaman 155). Bahwa esensi ajaran Ahmadiyah adalah klaim kenabian Mirza Ghulam Ahmad juga disimpulkan oleh Yohanan Friedman, peneliti dari Hebrew University of Jerusalem, dalam bukunya, Prophecy Continous: Aspects of Ahmadi Religious Thought and Its Medieval Background, Berkeley: University of California Press, 1989, halaman 119, 181 dan 191.

  22. oh si shadow ini lagi nunggu tanda tangan gw…?
    hihihi nggak nyangka banyak juga fans gw..
    tenang dow semua kebagian tanda tangan..
    oh ya shadow yang makin oon,
    Poligami itu tidak sama dengan DJARUM SUPER
    Poligami itu jelas halal..
    sedangkan DJARUM SUPER itu HARAM
    apalagi kalo sebelumnya melakukan KUMPUL BOCAH dulu..
    hihihi

  23. Quote:
    oh si shadow ini lagi nunggu tanda tangan gw…?
    hihihi nggak nyangka banyak juga fans gw..
    tenang dow semua kebagian tanda tangan..

    jawab:
    tuh bego khan…disuruh nandatangani surat dibilangnya ngefans :D

    Quote:
    oh ya shadow yang makin oon,
    Poligami itu tidak sama dengan DJARUM SUPER
    Poligami itu jelas halal..
    sedangkan DJARUM SUPER itu HARAM
    apalagi kalo sebelumnya melakukan KUMPUL BOCAH dulu..
    hihihi

    jawab:
    ente tuh yang bego…mau menikahi gadis sampe ngancem segala yang katenye wahyu dari Allah dan ternyata wahyunya meleset apa itu nggak namanya “suka membohong” :D
    Itu namanya suka perempuan atau tidak lif? :D
    Begonya lagi soal pesan Ghulam Ahmad dihubungkan dengan AH :D Apa ada gw nulis setelah pesan Ghulam Ahmad lalu saya ane hubungkan-hubungkan dengan AH… :D bego sekali ente :D makanya tuh kalau baca yang teliti…biar nggak dibilang bego :D
    Baguslah kalau ente ngebahas Ah terus-menerus…itu memang yang saya harapkan. Khan kalau ente salah dosa fitnah dan laknat dari Allah akan terus bertambah :D
    Jadi pertanyaannya untuk Alif, AH pernah berbuat asusila ya lif?

  24. Halooo…haloooo…Alif?????
    Bagaimana jawabannya? Apa AH pernah berbuat Asusila lif? :D
    kok bungkam gitu :D

  25. Quote shadows:
    Pesan Hz. Masih Mau’ud kepada
    Jemaat Tentang Poligami

    Hati saya ingin supaya warga Jema’at
    saya melakukan poligami dan
    mengembangkan Jema’at ini melalui
    banyaknya keturunan.

    (sumber: Bisyarat Edisi No. 41 Dzulhijjah-Muharram 1426-1427 H/Sulh 1385 HS/Jan 2006M)

    jwb:
    Bila pesan Ghulam Ahmad tersebut terwujud, mungkin JAI bisa berganti nama JPI (Jemaat Poligami Indonesia)

  26. Rasulullah tidak pernah menganjurkan kaumnya untuk berpoligami. Pengakuan Ahmadiyah bahwa Ghulam Ahmad melanjutkan syariat Rasulullah hanyalah omong kosong.

  27. Quote:
    Pengakuan Ahmadiyah bahwa Ghulam Ahmad melanjutkan syariat Rasulullah hanyalah omong kosong.
    Jawab:
    Betul, tidak melanjutkan tapi mengkoreksi terjemahan/tafsir khatamunnabiyyin, membuat golongan baru yang ekslusif, dsb. Apa susahnya kalo namanya juga diganti bukan Islam, Mirzaiyah atau apa kek.
    Salam,

  28. alangkah beruntungnya orang-orang yang selalu dianggap bego tidak berpengatahuan, goblog, bloon dsb namun dapat menangkap sinar kebenaran.
    alangkah sialnya orang-orang yang selalu merasa diri paling pintar,paling menguasai ilmu namun luput dari sinar kebenaran.
    ketika para budak yang ‘bego-bego’ dan ‘bloon-bloon’ itu berbondong2 menerima kenabian Muhammad SAW, tinggallah para ulama Yahudi yang merasa paling pintar, paling berilmu menjadi pendusta kerasulan Muhammad SAW. Ketika ulama Yahudi dengan nada ejekan berkata “masa iya ada nabi dibangkitkan dari orang Arab bukan dari bangsa Israil demikian pula dengan para ulama semacam shadow kini…
    kesian deh…
    untuk Pak Jusman, Pak Deden dll teruslah menulis, karena sayapun ketemu Ahmadiyah awalnya dari tulisan2 yang bernada shadow itu

  29. Quote:
    demikian pula dengan para ulama semacam shadow kini…
    kesian deh…

    Jawab:
    Disini saya dan shadow tidak merasa lebih pintar, coba Sdr lihat bukti2 yang kami ajukan itu berasal dari sumber2 Ahmadi sendiri. Para ahmadi membantah karena memang mereka belum baca / menyimak / mendalami seperti Mas Shadow.
    Tentunya hidayah / petunjuk Tuhan hanya akan datang kalo Tuhan sendiri berkenan untuk membuka hati kami mereka (Ahmadi) dan siapa tahu Sdr sendiri.

    Quote:
    untuk Pak Jusman, Pak Deden dll teruslah menulis,

    Jawab:
    Setuju, teruslah menulis.

  30. Quote reni:
    alangkah beruntungnya orang-orang yang selalu dianggap bego tidak berpengatahuan, goblog, bloon dsb namun dapat menangkap sinar kebenaran.

    jawab:
    Apa iya menangkap sinar kebenaran ataukah sinar kesesatan :D

    Quote reni:
    alangkah sialnya orang-orang yang selalu merasa diri paling pintar,paling menguasai ilmu namun luput dari sinar kebenaran.

    jawab:
    macak iua cih :D ataukah menangkap sinar kebenaran.

    Quote reni:
    ketika para budak yang ‘bego-bego’ dan ‘bloon-bloon’ itu berbondong2 menerima kenabian Muhammad SAW, tinggallah para ulama Yahudi yang merasa paling pintar, paling berilmu menjadi pendusta kerasulan Muhammad SAW. Ketika ulama Yahudi dengan nada ejekan berkata “masa iya ada nabi dibangkitkan dari orang Arab bukan dari bangsa Israil demikian pula dengan para ulama semacam shadow kini…
    kesian deh…

    jawab:
    hii…hiii…bisanya cuma berteori doang, biasa seperti orang jualan jamu :D Coba nanti disuruh membuktikan dengan Al-Qur’an pasti deh mulutnya akan bungkam :D kacian deh lu… :D

    Quote reni:
    untuk Pak Jusman, Pak Deden dll teruslah menulis, karena sayapun ketemu Ahmadiyah awalnya dari tulisan2 yang bernada shadow itu

    jawab:
    he…hee…iya jusman, deden, semua para ahmadi yg tersesat :D terus aja nulis tapi jangan pake mendustakan ayat-ayat Allah dan menggunakan hadits-hadits palsu ya :D Jangan pula bertaqlid buta :D

  31. Ternyata disini masih berlanjut, ya…
    Tapi tampaknya akang shadow masih belum mudeng juga!
    Coba perhatikan contoh berikut ini kang:
    1. Saya bersama Bapak Presiden menghadiri KTT nonblok.
    Saya presiden? Bukan, saya hanya hadir bareng (bersama) Presiden saja datang di KTT itu…
    Jadi makna bersama disitu adalah hanya kehadirannya saja yang bersama-sama tanpa saya menjadi presiden.

    Bandingkan dengan ini:
    Biaya operasional dari badan sosial ini saya tanggung bersama dengan kawan-kawan yang sepemikiran.
    Apakah saya ikut membiayai badan sosial ini?
    Ikut
    Apakah kawan-kawan yang sepemikiran ikut membiayai?
    Ikut
    Jadi bersama disini, kan artinya adalah ikut serta/menjadi bagian dari/termasuk didalamnya, bukan hanya sekedar bersama seperti pada contoh 1

    Demikian pula dengan contoh2 maa dalam Al-Qur’an juga kang!

  32. Quote deden:
    1. Saya bersama Bapak Presiden menghadiri KTT nonblok.
    Saya presiden? Bukan, saya hanya hadir bareng (bersama) Presiden saja datang di KTT itu…
    Jadi makna bersama disitu adalah hanya kehadirannya saja yang bersama-sama tanpa saya menjadi presiden

    jawab:
    Benar

    Quote deden:
    Biaya operasional dari badan sosial ini saya tanggung bersama dengan kawan-kawan yang sepemikiran.
    Apakah saya ikut membiayai badan sosial ini?
    Ikut
    Apakah kawan-kawan yang sepemikiran ikut membiayai?

    jawab:
    Deden masih tetep aja kelihatan begonya….sudah jelas Orang yang sepemikiran ikut menanggung biaya operasional tsb.
    coba lu masukin kata termasuk pada kalimat tersebut
    “Biaya operasional dari badan sosial ini saya tanggung “TERMASUK” dengan kawan-kawan yang sepemikiran”

    Apa maksud kalimat tersebut den, tolong jelasin. Kata yang nggak ada artinya tsb lu sodorin ke gw….bego amat ente
    Kalau mau ngasih contoh itu den dipikir terlebih dahulu, jangan asal tulis aja….lu coba kalimat yang nanti kamu jadikan contoh tersebut masing-masing dimasukkan kata-katanya

    haa…haaa….deden ternyata masih tetap bego juga. Nggak tahu tata bahasa arab saja masih ngeyel. Sekedar para pembaca tahu bahwa didalan Tafsir resmi Ahmadiyah bahwa kata ma’a diartikan dengan “bersama”
    http://img255.imageshack.us/img255/8316/alhijrlt5.jpg

    nih gw kasih penjelasan lainnya

    Termasuk itu sama dengan “Tergolong”, “Terhitung” kalau dalam bahasa arabnya adalah “min”
    Lalu bagaimana dalam tata bahasanya…
    Termasuk itu berarti “ada didalamnya”
    Bersama itu berarti “seiring dengan……”
    Menjadi itu berarti “diangkat atau dipilih sebagai……”

    Silahkan ente lihat di “Kamus Besar Bahasa Indonesia, DEPDIKBUD, Balai Pustaka”

    Dalam bahasa inggris:
    With……1 dengan. 2 serta. 3 pakai. 4 pada. 5 karena. 6 bersama.
    Within….1 dalam. 2 sampai, dalam. 3 dibawah, tak lebih dari.
    Termasuk…..included, counted, belonging to.
    Bersama…..1 together with. 2 herewith. 3 joint, collective.
    Menjadi…..1 become 2 be 3 as,be 4 boil down to 5 succeed ,win out,go through wit

    Dalam tata bahasa arab “termasuk” adalah harfun” dan “bersama adalah harfun”

    bisa juga demikian dalam tata bahasa arabnya:
    Awalan “ber” itu termasuk Fi’il mabni Ma’lum
    Awalan “Ter” itu termasuk Fi’il mabni Majhul

    Masih tetep ngeyel den…

    coba anda jelaskan maksud kata dibawah ini?

    Siapa yang dimaksud “teman sebaik-baiknya” pada QS.4:69? siapa den?
    Bagaimana dengan hadits “Pedagang yang jujur akan bersama para nabi”. Lalu berapa banyak pedagang yang jujur telah menjadi nabi den, tolong lu sebutin

    Bagaimana penjelasan ayat-ayat dibawah ini den?

    Al-Baqarah ayat 153:
    “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”.

    Surat Al Anfaal ayat 46:
    “Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”.

    Surat An Nahl ayat 128:
    “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan”

    Coba kita masukkan kata “termasuk” dalam ayat-ayat tersebut diatas…adakah kesaamaan antara “bersama” dengan “Termasuk”….mari kita buktikan.

    Al-Baqarah ayat 153:
    “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah termasuk orang-orang yang sabar”.

    Surat Al Anfaal ayat 46:
    “Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah termasuk orang-orang yang sabar”.

    Surat An Nahl ayat 128:
    “Sesungguhnya Allah termasuk orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan”

    Tolong juga lu sebutin Asbaabun Nuzuulnya QS.4:69 den? lama banget PR ente ini belum kejawab

    Quote deden:
    Ikut

    Jadi bersama disini, kan artinya adalah ikut serta/menjadi bagian dari/TERMASUK didalamnya, bukan hanya sekedar bersama seperti pada contoh 1
    Demikian pula dengan contoh2 maa dalam Al-Qur’an juga kang!

    jawab:
    Haaa….haaa…sekarang deden plin-plan sebelumnya bilang kalau “bersama” beda dengan termasuk sekarang dia berkata
    “bersama sama dengan TEMASUK didalamnya”…jadi orang tuh jangan plin-plan kang

    jangan lupa tuh PR-PR ente di denagis ente dijawab

  33. Untuk diketahui para pembaca….di forumnya (www.denagis.wordpress.com) si deden ini kalau postingan non ahmadi memojokkan dirinya dan tidak bisa dijawab oleh si deden pasti akan didelete olehnya :D
    biar kesannya dilihat oleh semua orang kalau dia(deden) orangnya pinter gitu. Yang bisa mematahkan dalil non ahmadiyah :D
    Kalau nggak percaya boleh deh Adu sumpah, gw yakin nggak bakalan berani tuh si deden, kalau dia nggak pernah sama sekali mendelete postingan seseorang di forumnya :D

  34. saya sarankan ente cari guru bahasa indonesia den untuk les privat biar bahasa indonesia anda fasih….biasa hidup di luar negeri ya sampe berbahasa indonesia saja ente begitu amburadul menjelaskannya :D
    Ente tanyakan sama guru bahasa indonesia kata yang berawalan “TER” itu maksudnya seperti apa? jangan lupa ya tanyakan hal tsb :D

  35. celoteh shadow yang panjang lebar menampakkan ia bagaikan orang buta warna yang tidak bisa menempatkan sesuatu pada tempatnya. kata itu akan berarti apa pada kalimat apa atau dalam hubungan apa.
    any way keterangan pak Deden yang pendek sebenarnya tidak dipatahkan asumsi shadow yang segerobak itu…
    saran saya gak usahlah pak Deden buang2 energi melayani orang sakit kaya shadow,
    untuk shadow mending anda buat web sendiri daripada ngerecokin blog orang, karena tulisan anda gak pernah nyambung, hanya menang panjangnya doang!

  36. Quote Reni:
    celoteh shadow yang panjang lebar menampakkan ia bagaikan orang buta warna yang tidak bisa menempatkan sesuatu pada tempatnya. kata itu akan berarti apa pada kalimat apa atau dalam hubungan apa.
    any way keterangan pak Deden yang pendek sebenarnya tidak dipatahkan asumsi shadow yang segerobak itu…
    saran saya gak usahlah pak Deden buang2 energi melayani orang sakit kaya shadow,
    untuk shadow mending anda buat web sendiri daripada ngerecokin blog orang, karena tulisan anda gak pernah nyambung, hanya menang panjangnya doang!

    Jawab:
    Huaaa…haaa…haaa…Reni menghibur dirinya sendiri…baca aja di http://www.denagis.wordpress.com (Thread Ahmadiyah dan MUI), apa deden sudah bisa menjawab jawaban teman saya. Tanyakan ke deden :D
    Jadi nggak perlulah ente mengoceh kalau ente tidak bisa menjawabnya :D
    Jadi nanti siapa ya yg sebenarnya buta warna, buta mata hati, dan terlalu mengkultuskan Ghulam Ahmad….sampe-sampe buta segalanya :D
    Omong kosong….kacian deh lu :D
    Orang omong kosong tuh pantesnya yang dibilang “sakit jiwa”
    Jadi tolong dong dibantu deden untuk menjawabnya :D
    Apa bisa ente menjawabnya :D Nggak janji deh….sudah biasa deh, dimana-mana Ahmadi itu sukanya omong kosong, hanya bisa berteori dan tidak membuktikan :D
    Biar lu nyamar pake nama Reni segala, orangnya ya itu-itu juga….siapa lagi :D Takut kalau PR nya ditanyain :D

  37. Gw kata juga ape, Reni itu bisanya cumanya bisa berteori doang…huaaa….haaa…haaa :D
    Disuruh bukti’in pake Al-Qur’an langsung bungkam deh :D
    Apa menetukan kebenaran hanya cukup berteori doang….apa ada tuh dlm Al-Qur’an :D
    Lagu lama….sama seperti ahmad-ahmadi lainnya :D
    Ujung-ujungnya “MENGHIBUR DIRINYA SENDIRI”

  38. utk nabi lama, shadow coba anda2 liat di blog nya Deden, topiknya LOWONGAN PEKERJAAN, pasti cocok buat anda2 deh. Dr pd bekoar-koar mendingan ngelamar gih sana, biar punya kesibukan yg lain.

  39. Quote Jack:
    utk nabi lama, shadow coba anda2 liat di blog nya Deden, topiknya LOWONGAN PEKERJAAN, pasti cocok buat anda2 deh. Dr pd bekoar-koar mendingan ngelamar gih sana, biar punya kesibukan yg lain.

    Jawab:
    haa…haaa…haa…untuk apa ngelamar kang. Gw dan nabi lama udah punya pekerjaan. Jadi untuk apa pake ngelamar segala :D

  40. Jadi gw ama nabi lama bukan pengangguran kang :D

  41. Haloo…haloo Reni dimanakah dikau. Kenapa ente langsung bungkam :D
    Harap para pembaca ketahui, saya sudah memberikan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits untuk pembuktian QS.4:69, malah dibilang Reni sakit jiwa….hii…hiii Naudzubillahi min dzalik…Al-Qur’an dan Hadits saja dihina oleh Reni :D Apa ngngak pantas tuh orang macam dia dilaknat oleh Allah atas penghinaan thd Allah dan Rasulullah :D
    Amit-amit deh…jangan sampe deh kita meniru perbuatan ahmadi yang satu ini dengan menghina Allah dan Rasulullah segala :D

  42. Surat Annisa 69: “Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, para syuhada, dan orang-orang saleh. DAN MEREKA ITULAH TEMAN YANG SEBAIK-BAIKNYA.

    Den, siapakah yang dimaksud “DAN MEREKA ITULAH TEMAN YANG SEBAIK-BAIKNYA”. Siapa den :D
    oke…saya jelaskan menurut pendapat anda bahwa Ma’a adalah “termasuk”
    Berdasarkan kalimat ini “DAN MEREKA ITULAH TEMAN YANG SEBAIK-BAIKNYA”. Apakah mungkin yang dimaksud teman yang sebaik-baiknya adalah Nabi-nabi, para shiddiiqiin, para syuhada, dan orang-orang saleh….Ini sangatlah tidak mungkin karena ente mengartikan Ma’a dengan “terrmasuk” bahkan jawaban ini bisa dikatakan logika yang konyol :D
    Selanjutnya, apakah yang dimaksud “DAN MEREKA ITULAH TEMAN YANG SEBAIK-BAIKNYA” itu adalah Orang yg taat kepada Allah dan Rasul…..jawaban ini bahkan lebih konyol lagi….hee…hee…heee…

    Jadi pertanyaanya untuk anda den, SIAPAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN “MEREKA ITULAH TEMAN YANG SEBAIK-BAIKNYA”…..SIAPA DEN. Tolong sebutin :D Apakah mampu ente menjawab pertanyaan ini den :D
    Para pembaca lihat saja pasti deh si deden akan bungkam dan mengalihkan pembicaraan ke arah lain :D
    Jangan lupa den kalau memberikan suatu contoh, jangan lupa menuliskan kata “DAN MEREKA ITULAH TEMAN YANG SEBAIK-BAIKNYA” pada akhir kalimat yang anda contohkan. Karena dalam QS.4:69 konteks kalimatnya seperti itu.

  43. Buat Jack….Setelah turunnya SKB Ahmadiyah, sebaiknya ente carikan aja Lowongan pekerjan untuk para Mubaligh Ahmadiyah :D

  44. saya ikut menambahkan Bung Shadow

    Berhubung jawaban saya di http://www.denagis.wordpress didelete oleh deden sama seperti yang dilakukan deden terhadap Bung Shadow, maka pertanyaan ini saya rangkum dan saya tanyakan kembali kepada Sdr.Deden, silahkan anda menjawabnya.

    1. Kenapa para sahabat tidak menjadi nabi sedangkan mereka adalah orang yang taat? kalau anda mengatakan ada masanya, coba tunjukkan kalimat yg mana yang menunjukkan masa? berarti ada fi’il mudhari den.

    2. Coba anda sebutkan Asbaabun Nuzuulnya Surat An-Nisa 69 tersebut sehingga anda mengartikan kata ma’a dalam QS.4:69 tsb diartikan dengan kata “termasuk”

    3. Dalam ayat tersebut disebutkan “..Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya”. Pertanyaannya siapakah yang dimaksud dengan “teman yang sebaik-baiknya” dalam ayat tsb?

    4.Ada sebuah hadits “Seorang yang jujur dan terpercaya akan bersama para nabi, orang-orang shiddiq dan para syuhada”(HR.Tirmidzi, Ad-Darimi, Ad-Daruquthni dan At-Tibrizi).
    5.Dalam firman Allah Surat Al Anfaal ayat 46

    disebutkan “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”. Apakah Allah termasuk orang yang sabar? Mungkinkah Allah adalah seorang manusia?
    Pertanyaannya, apakah arti hadits ini pedagang yang jujur dan terpercaya menjadi nabi? Berapa banyak orang dari kalangan para pedagang yang telah menjadi nabi dengan cara jujur dan amanah?

  45. Ralat sedikit.

    saya ikut menambahkan Bung Shadow

    Berhubung jawaban saya di http://www.denagis.wordpress didelete oleh deden sama seperti yang dilakukan deden terhadap Bung Shadow, maka pertanyaan ini saya rangkum dan saya tanyakan kembali kepada Sdr.Deden, silahkan anda menjawabnya.
    1. Kenapa para sahabat tidak menjadi nabi sedangkan mereka adalah orang yang taat? kalau anda mengatakan ada masanya, coba tunjukkan kalimat yg mana yang menunjukkan masa? berarti ada fi’il mudhari den.
    2. Coba anda sebutkan Asbaabun Nuzuulnya Surat An-Nisa 69 tersebut sehingga anda mengartikan kata ma’a dalam QS.4:69 tsb diartikan dengan kata “termasuk”
    3. Dalam ayat tersebut disebutkan “..Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya”. Pertanyaannya siapakah yang dimaksud dengan “teman yang sebaik-baiknya” dalam ayat tsb?
    4.Ada sebuah hadits “Seorang yang jujur dan terpercaya akan bersama para nabi, orang-orang shiddiq dan para syuhada”(HR.Tirmidzi, Ad-Darimi, Ad-Daruquthni dan At-Tibrizi).
    Pertanyaannya, apakah arti hadits ini pedagang yang jujur dan terpercaya menjadi nabi? Berapa banyak orang dari kalangan para pedagang yang telah menjadi nabi dengan cara jujur dan amanah?

    5.Dalam firman Allah Surat Al Anfaal ayat 46 disebutkan “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar”. Apakah Allah termasuk orang yang sabar? Mungkinkah Allah adalah seorang manusia?

  46. http://denagis.wordpress.com/2008/06/10/ahmadiyah-dan-skb-yang-cacat-hukum/#comment-591

    Quote Silvie:
    SKB yg dikeluarkan 3 mentri ini sungguh sangat membuat sedih dan bingung bagi jemaat ahmadiyah yg ada di Indonesia.dan salah satu isi poin dari SKB itu adalah menghentikan aktivitas/kegiatan jemaat Ahmadiyah.Di dalam salah satu syarat2x bai’at Ahmadiyah sendiri adalah kita tidak boleh syirik yakni menyekutukan Allah,kami di wajibkan shalat 5 waktu,shalat sunnah,kami tidak boleh takabur/sombong dan apa setelah SKB keluar kami harus menghentikan semua itu?
    Akidah adalah suatu keyakinan,keimanan yg ada pada diri seseorang,dan aqidah ini sendiri adalah urusan seseorang dengan sang Khalik yaitu Allah SWT.
    Dan aqidah ini apa harus di hentikan dengan SKB? sungguh sangat menyangkan sekali,tapi bagi muslim Ahmadiyah kami tetap yakin kepada pemerintah yg mempunyai niat baik dan muslim Ahmadiyah masih percaya pada aturan hukum yg berlaku di Indonesia walaupun ada perlawanan saya yakin muslim ahmadiyah akan menempuh jalur hukum yg halal, yg baik bukan dengan cara kekerasan atau berdemo demo menuntut pemerintah dngan cara yg tidak baik.

    JAWAB:
    lucu juga jawaban nih orang….kelihatan tidak menangkap maksud dari Isi SKB tersebut.
    Urusan shalat, tidak berbuat syirik, dsb itu sudah ada perintahnya di Al-Qur’an jadi tidak ada larangan mengenai hal tersebeut :D
    Yang dilarang itu menyiarkan yang diluar Al-Qur’an contohnya seperti ada lagi nabi sesudah Nabi Muhammad SAW :D
    Logika orang-orang Ahmadiyah ini memang konyol-konyol

  47. http://denagis.wordpress.com/2008/06/11/kembali-ke-mainstream/#comment-600

    Quote Jack:
    Gak heran gue kalau gini situasinya. Bagaiman mau nafsirkan Qur’an dengan benar, nafsirin SKB aja udah amburadul. Yang anti JA makin bisa garang aja tuh soalnya udah punya senjata SKB dengan tafsiran sendiri.

    Jawab:
    hhiii…hiii…Apa bisa Ahmadiyah nafsirin Al-Qur’an dengan benar :D
    Kalau memplesetkan artinya sih percaya ane :D
    Bahkan Nafsirin SKB saja amburadul, shalat sampe dibawa-bawa :D seperti perkataan silvie dan syamsir Ali di TV. Shalat dan perintah lainnya udah tuh dalam Al-Qur’an. Sebelum Ghulam Ahmad lahir udah ada jaran tsb :D
    Yang dilarang tuh mah seperti mengaku sbg nabi setelah Nai Muhammad SAW :D
    Kesimpulannya orang-orang Ahmadi itu memang logikanya konyol-konyol :D

  48. http://denagis.wordpress.com/2008/06/11/kembali-ke-mainstream/#comment-600

    Quote Jack:
    Gak heran gue kalau gini situasinya. Bagaiman mau nafsirkan Qur’an dengan benar, nafsirin SKB aja udah amburadul. Yang anti JA makin bisa garang aja tuh soalnya udah punya senjata SKB dengan tafsiran sendiri.

    Jawab:
    hhiii…hiii…Apa bisa Ahmadiyah nafsirin Al-Qur’an dengan benar :D
    Kalau memplesetkan artinya sih percaya ane :D
    Bahkan Nafsirin SKB saja amburadul, shalat sampe dibawa-bawa :D seperti perkataan silvie diatas dan syamsir Ali di TV. Shalat dan perintah lainnya udah tuh dalam Al-Qur’an. Sebelum Ghulam Ahmad lahir udah ada ajaran tsb :D
    Yang dilarang tuh mah seperti mengaku sbg nabi setelah Nai Muhammad SAW :D
    Kesimpulannya orang-orang Ahmadi itu memang logikanya konyol-konyol :D

  49. Mungkin paling tepat JAI berganti nama menjadi POOKI (PERSATUAN ORANG-ORANG KONYOL INDONESIA)

  50. :D :D :D :D

  51. quote Shadow:
    haa…haaa…haa…untuk apa ngelamar kang. Gw dan nabi lama udah punya pekerjaan. Jadi untuk apa pake ngelamar segala

    Jawab:
    Kalau udah punya gawe, gak ada yg dikerjain yah?, kecuali urusan ahmadiyah mulu. Atau emang kerjaan anda2 kah ngurusin ahmadiyah? Punya status pekerjaan, tapi gak ada yg dikerjain.

  52. Quote Jack:
    Punya status pekerjaan, tapi gak ada yg dikerjain.
    Jawab:
    Saya dan shadow kan bagi-bagi ilmu dan cari ilmu juga kok. Juga nggak itung-itungan kok, ikhlas deh. Sueer!!

  53. Quote jack:
    Kalau udah punya gawe, gak ada yg dikerjain yah?, kecuali urusan ahmadiyah mulu. Atau emang kerjaan anda2 kah ngurusin ahmadiyah? Punya status pekerjaan, tapi gak ada yg dikerjain.

    Jawab:
    Konyol ya jawabannya…Udah gawe tapi nggak ada yang dikerjain….haaa…haaa….benar-benar konyol. Memangnya kalau udah kerja nggak ada waktu luang utk berdakwah :D Memangnya kerjanya gw 24 jam tanpa henti…hee..hee..hee
    Tanya tuh si Alif….udah kerja atau belum…kenapa juga dia selalu muncul di berbagai milis.. :D
    Jack…Jack…kalau punya logika yang konyol jangan dipamerin…apa nggak malu ente :D bisa-bisa ente dinilai para pembaca sebagai ahmadi terkonyol :D

  54. Dimanakah dikau “Deden”???? kenapa ente bungkam ????? :)
    Kesulitan ya menjawab PR nya :)
    Coba tanya sama Mln Qomaruddin Shd….beliau khan ahli tafsir dan menjadi pengajar di JAMAI. Bisa juga tanya sama Zafrullah Ahmad Pontoh. Apa hasilnya tetap sama saja dengan jawaban ente.
    Ayo Deden..semangat..huup…huupp…huuppp…Ayo teruslah menulis Kang Deden…apa lupa dengan semangat yang diberikan Jack dan J&W (ataukah Jack=J&W). J&W bagaimana tuh lanjutan diskusinya dengan pak untung :)

  55. Maklum Mas Shadow,
    Susah nge-jawab ngaciiir.
    Salam,

  56. Deden… :roll: :cool:

  57. Assalamu alaikum,
    Ayo lah para Ahmadiy-ers,
    kenapa pada bungkam?
    Wassalam,

  58. Dari sumber:
    http://www.mail-archive.com/urangawak@yahoogroups.com/msg00819.html

    Nama “AHMADIYAH” bukan pertama kalinya ada setelah Mirza Ghulam Ahmad membentuk atau mengadakannya. Jauh-jauh sebelum Mirza Ghulam dikenal, nama Ahmadiyah itu telah ada. Ketika Mirza Ghulam masih bocah jadi masih belum ada apa apa padanya, Sir Syed Ahmad Khan (1817-1898) pendiri Aligarh yang masyhur itu, pada tahun 1842 membukukan hasil-hasil kuliah-kuliahnya dengan judul: “Al-Khutbatu-Al-Ahmadiyah”. Ketika itu Mirza masih berumur kurang lebih tujuh tahun.
    Bahkan jauh-jauh lagi di belakang Syed Ahmad Khan, kira-kira 600 tahun sebelum Mirza Ghulam lahir, nama Ahmadiyah itu telah ada. Syed Ahmad al-Bedawi, seorang pejuang Islam yang masyhur, mendirikan suatu Thariqat yang menggunakan nama beliau sendiri, ialah Ahmadiyah atau Bedawiyah.
    Bagi Mirza Ghulam Ahmad, adalah lebih tepat bila gerakannya itu memakai nama “Mirzaiyah” atau “Qadianiah.” Tetapi ia dan pengikut-pengikutnya tidak menghendaki nama-nama itu. Berkata seorang tokoh Ahmadiyah: “Nama ‘Ahmadiyah Qadian’ itu selalu digunakan oleh orang-orang yang memusuhi Ahmadiyah. Jadi bukan nama yang tepat beliau ambil sesuai dengan kebenaran tetapi yang made in orang lain itu yang dipilihnya. Jujurkah begini? Bukankah ini karena sentimen, dengki, dan benci?”
    Maka yang benar ialah yang resmi digunakan oleh orang-orang Ahmadiyah sendiri terhadap gerakannya yakni gerakan Ahmadiyah atau Ahmadiyah movement. Nama inilah yang sering, ditulis dalam sejarah pergerakan Islam, sebagai suatu gerakan yang bermerk Islam, merek yang telah dipasang oleh Mirza Ghulam Ahmad dan pengikut-pengikutnya.
    Penilaian terhadap aliran ini oleh orang-orang di luar Ahmadiyah, sebagaimana telah disebutkan, akan sedikit banyak mengambil tempat di sini. Di antara mereka yang tidak boleh ditinggalkan begitu saja ialah penilaian Prof. H.A.R. Gibb; beliau berkata tentang Ahmadiyah:
    “Gerakan Ahmadiyah mulai melangkah sebagai suatu pergerakan Liberal dan gerakan pembaharuan yang bersifat damai yang membawa minat ke arah satu langkah baru kepada mereka yang sudah kehilangan kepercayaannya dalam Agama Islam yang tua. Pendiri gerakan ini, Mirza Ghulam Ahmad tidak saja mengaku sebagai Mahdi dari Islam dan sebagai Messiah dari Kristen akan tetapi juga sebagai penjelmaan (Avatar) dari Khrisna.”
    Gibb kemudian menambah lagi: “Bahwa gerakan Ahmadiyah ini adalah gerakan Sinkretis sebagai reaksi terhadap gerakan Aligarh, dimana Mirza Ghulam Ahmad menuntut sebagai pembawa wahyu untuk mentafsirkan baru Islam bagi keperluan zaman baru ”
    Demikian ulasan Prof. Gibb. Yang perlu digaris-bawahi dari ucapan-ucapan beliau, diantaranya ialah bahwa gerakan Ahmadiyah adalah gerakan Sinkretis sebagai reaksi terhadap gerakan Aligarhnya Sir Syed Ahmad Khan.
    Lebih terarah lagi pada wujud yang sebenarnya dari
    Ahmadiyah, ialah penilaian Pujangga Islam Muhammad Iqbal. Beliau berkata:
    “Di Barat daya India, negeri dimana keadaan maupun kondisinya lebih orisinil, primitip dari negeri-negeri lain di Indla, gerakan yang dilahirkan Sir Syed Ahmad Khan segera mendapat reaksi serta ditandingi dan diikuti dengan seksama oleh suatu gerakan baru, yakni Ahmadiyah Mirza Ghulam Ahmad, suatu aliran mistik yang aneh, mencakup mistik-mistik bangsa Smit dan Arya, dimana ajaran-ajarannya tidak lagi mementingkan keutamaan jiwa yang bersih sebagaimana lazimnya pada ajaran-ajaran sufi, melainkan terarah dan terpusat pada cita-cita dan kepuasan seseorang yang mengaku dirinya sebagai Messiah yang dijanjikan.”
    Kemudian lebih tertuju pada orangnya daripada alirannya ialah penilaian seorang penulis muslimah dan sufiyah yang masyhur Maryam Jameelah. Beliau berkata tentang Mirza Ghulam Ahmad: “Bahwa hampir semua langkah-langkah, cara-cara maupun idea-idea Sir Syed Ahmad Khan, diambil oleh Mirza Ghulam dan diterapkan dengan seksama, sambil menyelipkan fatwa bahwa jihad melawan Inggris adalah kejahatan yang terkutuk.”
    Dari penilaian-penilaian tersebut di atas terhadap Mirza
    Ghulam Ahmad dan Ahmadiyahnya, ternyata nama Sir Syed Ahmad Khan selalu ada dan disebut-sebut sebagai tokoh yang mendahului Mirza Ghulam dalam segala aspek. Hal ini mendorong kita untuk mengenal lebih dahulu pendiri Aligarh tersebut sebelum sampai pada pendiri Ahmadiyah. Kendati dari pihak Ahmadiyah jelas tidak membenarkan apa yang dinyatakan oleh Gibb, Iqbal, dan Jameelah terhadap diri Mirza Ghulam dan alirannya, akan tetapi tidaklah dapat diabaikan begitu saja kebenaran-kebenaran dari ucapan-ucapan mereka itu.
    Mungkin Mirza Ghulam Ahmah tidak pernah duduk di bangku sekolahnya Syed Ahmad Khan, dan mungkin juga ia bukan murid Sir Syed, namun tidaklah berlebih-lebihan untuk mengatakan di sini, bahwa menarik kesimpulan dari ucapan-ucapan tokoh-tokoh di atas, jelas bahwa Mirza Ghulam Allmad telah berguru pada Syed Ahmad Khan secara absentia.
    Karenanya mengenal Mirza Ghulam Ahmad melalui suatu langkah perkenalan pada Syed Ahmad Khan, adalah jalan yang enak ditempuh serta memudahkan.

  59. Kedatangan Nabi ke dunia ini tidak pernah disambut oleh bunga dan hamparan karpet merah, catet itu shadow dan nabi lama ! Sudah merupakan Sunnatullah bahwa yang pertama kali mengadakan penentangan, pengkafiran terhadap nabi yang benar itu justeru adalah para ulama/pendeta/pemimpin agama. Dan sejarah senantiasa berulang, “history repeat itself” ketika Imam Mahdi a.s. datang ke dunia ini untuk memperjuangkan tegaknya Kalimat Allah dan sunnah Rasulullah Muhammad Saw, justeru ulama-ulama Islam-lah yang menentangnya untuk pertama kali. Hal ini menggenapkan nubuatan dari Rasulullah Muhammad Saw sendiri bahwa di akhir zaman nanti bahwa seburuk-buruknya makhluk di kolong langit tiada lain adalah para ulama. Ulama-ulama inilah yang mengajak serta orang-orang seperti anda wahai shadow & nabi lama yang “bagaikan kerbau dicocok hidung” untuk turut serta mengkafirkan, menuduh sesat saudara-saudaranya sendiri dari Ahmadiyah.
    Tidakkah anda mau belajar dari sumbernya ?? Anda memfitnah, menuduh sesat, dan mengafirkan Ahmadiyah, dan sekarang anda telah merasa menjalankan perintah Allah Ta’ala ? Tidakkah anda berpikir jernih ?? Menuduh tanpa dasar serta dalil yang kuat, maka tuduhan itu akan berbalik kepada anda-anda sekalian. Saya yakin, anda-anda tidak pernah mengetahui dari sumbernya. Buku-buku yang anda baca berasal dari pihak-pihak yang memang dari awal ingin memfitnah Ahmadiyah, mengadu domba umat Islam, dan sayangnya anda ikut-ikutan. Kalau anda mau mengikuti saran saya mengenai Ahmadiyah, dan saran ini telah dianjurkan oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. “mintalah petunjuk langsung dari Allah Ta’ala melalui shalat Istikharah” Tanyakan langsung kepada Dia yang telah mengutus seluruh nabi ke dunia ini. Insya Allah, kalau hati anda tulus, Allah akan memberikan jawaban. Wassalam.

  60. Quote:
    Buku-buku yang anda baca berasal dari pihak-pihak yang memang dari awal ingin memfitnah Ahmadiyah, mengadu domba umat Islam, dan sayangnya anda ikut-ikutan.
    Jawab:
    Silakan belajar dari mantan Ahmadi, mungkin sodara ada yang kenal. Atau sudah dinasehatkan supaya tidak bergaul kecuali dengan sesama Ahmadi?
    Salam,

  61. Kabar buat Ahmadi untuk bisa baca buku tulisan Ustadz Hariadi, mantan ahmadi, yang baru2 ini terbit. Sebagai pencerahan.
    Salam,

  62. Ahmad Hariadi adalah sesuatu yang usang. Berbagai buku Ahmadiyah sudah banyak yang menjawabnya. Bagaimana Nabi lama, sudah mengikuti saran saya untuk shalat Istikharah ? Insya Allah, kalau anda tulus anda akan mendapat jawaban dari Allah Ta’ala langsung.

  63. Hz.Mirza Ghulam Ahmad tidak meniru Sir Syed Ahmad Khan. Itu pendapat yang sangat keliru. Nama “Ahmadiyah” yang sama tidak berarti, Hz Mirza Ghulam Ahmad mengambilnya dari Sir Syed Ahmad Khan. Banyak sekali konsep Sir Syed Ahmad Khan yang tidak disetujui oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad, semisal dalam bukunya berjudul “Barakatuddu’a.” Buku ini dikarang oleh Hz Mirza Ghulam Ahmad sebagai jawaban/keberatan terhadap pernyataan Sir Syed Ahmad Khan yang menyatakan bahwa doa seseorang itu sebenarnya hanya mendatangkan ketenangan terhadap jiwa/pribadi yang berdoa tersebut, itulah yang sebenarnya merupakan bentuk pengabulan do’a. Pendapat ini sangat ditentang oleh Hz. Mirza Ghulam Ahmad, beliau menyatakan dalam bukunya tersebut bahwa Allah Ta’ala memang mengabulkan do’a, dan Tuhan Islam adalah Tuhan Yang Maha Kuasa yang berkenan mengabulkan doa hamba-hamba yang meminta kepada-Nya. Jadi, pengabulan do’a itu benar adanya. Mengenai Muhammad Iqbal, ada dua macam Iqbal. Iqbal sebelum 1930 dan sesudah 1930. Sebelum 1930, penghargaan Muhammad Iqbal terhadap Ahmadiyah sangatlah tinggi, bahkan dia menyekolahkan anaknya di sekolah Ahmadiyah, namun sesudah 1930, ketika dia menjadi politikus, dimana banyak kepentingan di dalamnya, dia menjadi pembenci Ahmadiyah.
    Kemudian, tuduhan Nabi lama bahwa Hz. Mirza Ghulam Ahmad memuji Inggris tidaklah salah, namun ada alasannya. Anda harus belajar sejarah lagi ! Sebelum kedatangan Inggris, ketika kekuasaan dinasti Moghul (Kerajaan Islam yang terakhir di India) sedang mengalami keruntuhan) kondisi umat Islam sangat mengenaskan. Mereka dianiaya oleh golongan Hindu dan Sikh radikal. Beberapa kejadian tercatat dalam sejarah, seorang muadzin dibunuh oleh golongan radikal ini setelah mengumandangkan adzan. Intinya, kondisi umat Islam sangat terpuruk, dan pemaksaan agar mereka pindah agama sangat kuat. Tetapi, ketika Inggris datang ke India, meskipun sebagai penjajah, namun dalam hal kebebasan beragama pemerintah ini menjaminnya. Setiap umat beragama dilindungi untuk menjalankan ajarannya sehingga, umat Islam pada waktu itu dapat terselamatkan. Sebagian besar ulama-ulama terkenal di India pada waktu banyak yang memuji Inggris, semisal Syaikh Husein Batalwi, SIr Syed Ahmad Khan dan lainnya.

  64. Bt reza,
    Hal yang pertama-tama Sdr baca adalah nama Ahmad Hariadi, makanya Sdr langsung bilang usang. Karena seperti itulah mind set dari Ahmadi terhadap para mantan2-nya.
    Buku Ahmadiyah mana yang Sdr sebutkan menjawab buku Ahmad Hariadi?
    “Mind is like a parachute”
    Wassalam,

Tinggalkan Balasan