Posts tagged ‘Tentang Ahmadiyah’

December 15, 2008

PEMECAHAN BAGI MASALAH EKONOMI DUNIA: MANFAATKANLAH SUMBER-SUMBER DAYA ALAM SECARA LAYAK .

27 November 2008

“Akhir-akhir ini hampir semua pemerintah negara telah lebih mengutamakan pengembangan dan pembangunan kota-kota dan melalaikan kegiatan dan pembangunan di pedesaan.  Kecenderungan dan kebijakan mereka ini harus diubah”

May 15, 2008

Aku Ingin Menyebarkan Islam

Aku ingin menyebarkan Islam, demikian kira-kira tekad seorang wanita Muslim Mesir dalam artikel ini. Artikel ini meceritakan kisah seorang wanita Muslim Mesir yang mempunyai niat besar menyebarkan Islam. Ia menyaksikan bahwa zman ini orang-orang muslim sudah tidak mengamalkan lagi ajaran Islam yang sebenarnya, dalam artian tidak ambil peduli dalam menabligkan kepada orang lain, hanya mementingkan kesalehan sendiri. Ia menginginkan Islam yang ada seperti di zaman Rasulullah 14 abad yang lalu, yaitu Islam yang taat, saleh dan aktif, berjuang mengibarkan bendera Islam.

January 30, 2008

Balada Ahmadi Sesat

Aku seorang Ahmadi, begitupun keluargaku, ya aku dibesarkan di lingkungan Ahmadiyah. Disitu aku banyak mengenal Ahmadiyah baik yang “terlanjur” diperkenalkan maupun aku berusaha mengenal sendiri, bagaimana Ahmadiyah sebenarnya yang saya anut. Alhasil Perjalanan panjang hidupku dengan keahmadiyahanku saya akui saya betah dengan keahmadiyahanku. Di berbagai media, seperti saya ketahui begitupun kita ketahuhi saat marak isu aliran sesat, Ahmadiyah tak terluput darinya bahwa Ahmadiyah Adalah sesat! Diriku sendiri tak menaruh hirau terhadap cap itu toh itu Cuma sekedar cap, cap dari manusia yang tak tenjamin kebsahannya, karena kusadari juga cap itu bukan jaminan untuk masuk surga. Perihal pemberian cap itu adalah fenomena biasa dan dari sudut mana sang pemberi cap berdiri. Saya tidak keberatan dicap sebagai aliran sesat toh Nabi saw juga di cap sesat oleh mainstream Qurays pada waktu itu. Saya akui kafir Qurays benar pada waktu itu, setidaknya menurut mereka, tetapi itulah kebenaran tidak bisa dilihat dari satu sisi saja, ternyata kebenaran yang ditangkap oleh kafir Qurays pada waktu itu mereka tak mampu menangkap kebenaran yang lebih mulia lagi.