Air Kemasan menghabiskan 2000x Energi Lebih Banyak daripada Air Keran

air kemasanTahukah anda bahwa air kemasan/air botol yang kita minum membutuhkan 2000 kali energi internsif lebih banyak daripada air keran. Sebuah hal yang tidak bisa dipandang sebelah mata dalam konteks kita menciptakan dunia sehat yang ramah lingkungan dan penghematan energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
1 Maret 2009, penelitian dari Pacific Institute memperkirakan bahwa air kemasan membutuhkan 2000 kali energi intensif lebih banyak daripada air keran. Demikian pula air kemasan yang membutuhkan transportasi jarak jauh membutuhkan lebih banyak lagi energi intensif daripada air kemasan yang diproduksi dan didistribusikan secara lokal.

Artikel, “Implikasi Energi Air Kemasan” oleh para peneliti Peter H. Gleick dan Heather Cooley merupakan analisis per review pertama dari bidangnya dan muncul dalam edisi Februari 2009 Environmental Research Letters.

Seperti halnya penggunaan air kemasan yang terus berkembang di seluruh dunia, maka hal itu juga berdampak terhadap implikasi lingkungan, ekonomi dan sosial terhadap penggunaannya, termasuk kekhawatiran tentang timbulan sampah, penggunaan yang tepat terhadap air tanah, efek hidrologi di permukaan dan air tanah, biaya ekonomi dan banyak lagi. Tetapi keprihatinan utama adalah berapa banyak energi yang dibutuhkan untuk memproduksi dan menggunakan air kemasan,” kata penulis artikel Peter Gleick, Presiden Pacifik Institute. “Ternyata jawabannya adalah banyak”.

Penulis mencatat bahwa perkiraan tunggal dari jejak energi air kemasan ini tidak memungkinkan karena perbedaan antara sumber air, proses pembotolan, biaya transportasi dan faktor lainnya. Gleick dan Cooley menghitung kebutuhan energi untuk berbagai tahap dalam produksi air kemasan, termasuk energi untuk memproduksi botol plastik, proses air air dan botol, transportasi dan mendinginkan produk air.

Menggabungkan intensitas energi tahap ini, analisis menemukan bahwa memproduksi air kemasan membutuhkan antara 5,6 dan 10,2 MJ per liter – sebanyak 2000 kali biaya energi memproduksi air keran. Para penulis lebih lanjut memperkirakan bahwa untuk memenuhi tuntutan global, energi setara 50 juta barel minyak per tahun digunakan hanya untuk memproduksi botol, terutama yang terbuat dari plastik PET (plastik polyethylene terephthalate), dan hampir semua itu dibuat dari produk baru, bukan bahan hasil daur ulang.

Untuk air yang diangkut jarak dekat, kebutuhan energi dari air kemasan didominasi oleh energi untuk memproduksi botol plastik.Transportasi jarak jauh, betapapun dapat menghasilkan biaya energi yang sebanding atau bahkan lebih tinggi dari energi untuk memproduksi botol. Dalam artikel ini penulis menghitung biaya energi dari tiga skenario yang berbeda untuk sebotol air yang dikonsumsi di Southern California – botol yang diproduksi secara lokal dan air kemasan yang dikirim dari Perancis dan Fiji ke wilayah tersebut.

“Dengan konsumsi air kemasan Amerika Serikat melebihi 33 miliar liter per tahun, dan dengan upaya mengintensifkan mengurangi penggunaan energi dan emisi gas rumah kaca, data ini harus membantu mengidentifikasi cara untuk mengurangi biaya energi dari air kemasan dan dapat membantu konsumen sendiri membuat pilihan yang lebih ramah lingkungan.”

Kata Heather Cooley, peneliti senior di Pacifik Institute yang Berbasis di Oakland, California.

http://www.pacinst.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: