Islam in my Mind
Kutuangkan Islam di dalam Pikiranku, Pikiranku Yang di Dalam IslamSeorang Muslim pergi ke pasar
Islam adalah agama untuk seluruh umat manusa dan meberikan kepada para penganutnya hukum-hukum, peraturan-peraturan dan petunjuk-petunjuk untuk segala segi kehidupan. Malahan keperluan seperti berbelanja ke pasar untuk memperoleh bahan keperluan sehari-hari sekalipun ada bantuan yang indah berupa doa dari Rasulullah saw. Marilah kini kita perhatikan bagaimana seorang Muslim berangkat dari Rumah masuk ke pasar, berbelanja dan pulang kembali sambil senantiasa mengingat bahwa Allah sajalah yang kepada Dia kita beribadah dalam keadaan apapun.
Islam dan “Ayat-ayat Pedang”
Islam, di mata sebagian yang membencinya berpendapat bahwa Islam sarat dengan kekerasan, karena memang diajarkan di dalam Al-Qur’an sendiri yang banyak memuat “ayat-ayat Pedang”, sehingga tidak saja pemeluknya yang melakukan kekerasan atas nama islam tetapi memang karena dicontohkan sendiri oleh Nabi Muhammad “Sang Penebar Pedang” ) naudzubillah. Dan juga diajarkan sendiri oleh Al-Qura’an sumber “ayat-ayat Pedang”. benarkah demikian??
Ketika Agama Menjadi “Setan”
“Ketika ‘Agama’ Menjadi “Setan”, bagaimana itu? Agama mempunyai peran signifikan dalam usaha membentuk sifat-sifat hewani menjadi lebih manusiawi, tetapi jubah agama itu sendiri ternyata pula telah bersimbah darah, sehingga jubah agama tersebut menjadi merah merekah berlumuran darah, penuh amarah, penuh dengki. Agama berperan sebagai penjaga, tetapi setiap mereka merasa sebagai penjaga sehingga yang menjaga sebenarnya juga dijaga oleh penjaga lain” (jusman)
Arti Islam
Secara istilah arti islam adalah apa yang disyaratkan oleh ayat suci ini, yakni:
“Bala man aslama wajhahu lillahi wa hua muhsinun, falahu ajruhu ‘inda robbihi wala khoufun ‘alihim wala hum yahzanuun“
yakni, muslim adalah dia yang menyerahkan segenap wujudnya di jalan Allah taala. Yakni mewakafkan wujudnya untuk Allah taala. dan untuk mengikuti kehendak-kehendakNya, serta untuk meraih keridhaan_Nya. Kemudian dia berdiri teguh diatas perbuatan-perbuatan baik demi Allah taala. Dan dia menyerahkan segenap kekuatan amaliah wujudnya di jalan Allah. Artinya, secara akidah dan secara amalan, dia telah menjadi milik Allah taala semata.
Kafirkah Ahmadiyah?
Ahmadiyah merupakan salah satu yang di kafirkan lantaran penafsiran yang dianggap “menyimpang”, semua berhak mengeluarkan fatwa, termasuk terhadap Ahmadiyah. tetapi di seluruh dunia ini suatu hal yang telah diakui bahwa sebelum menetapkan kategori seorang atau suatu kelompok maka terlebih dahulu ditentukan definisi lengkap tentang kategori tersebut, yang akan berfungsi sebagai ukuran. Selama definisi itu tegak maka akan mudah utuk memutuskan apakah seseorang atau suatu kelompok dapat dimasukkan dalam kategori itu atau tidak. Dari segi ini permohonan kami adalah sebelum menelaah persoalan ini lebih lanjut, hendaknya ditetapkan suatu definisi maksimal dan minimal yang disepakati tentang muslim, yaitu suatu definisi yang tidak hanya disepakati oleh segenap golongan di kalangan umat islam, melainkan juga disepakati olehumat islam di segala zaman. Dalam kaitan itu adalah penting untuk memperhatikan persoalan-persoalan yang tertera di bahwa ini:
Aku Ingin Menyebarkan Islam
Aku ingin menyebarkan Islam, demikian kira-kira tekad seorang wanita Muslim Mesir dalam artikel ini. Artikel ini meceritakan kisah seorang wanita Muslim Mesir yang mempunyai niat besar menyebarkan Islam. Ia menyaksikan bahwa zman ini orang-orang muslim sudah tidak mengamalkan lagi ajaran Islam yang sebenarnya, dalam artian tidak ambil peduli dalam menabligkan kepada orang lain, hanya mementingkan kesalehan sendiri. Ia menginginkan Islam yang ada seperti di zaman Rasulullah 14 abad yang lalu, yaitu Islam yang taat, saleh dan aktif, berjuang mengibarkan bendera Islam.
Kiprah Ahmadiyah
Apa yang diberikan Ahmadiyah kepada dunia Islam dan umat pada hakikatnya adalah kenyataan yang sukar dipungkiri. Orang yang tidak menyenangi Ahmadiyah dan pendirinya selayaknya tidak menutup mata terhadap usaha dan amal Ahmadiyah di semua bidang. Mungkin akan dikatakan sepihak jika kami kemukankan pendapat Ahmadiyah sendiri tentang apa-apa jasa Ahmadiyah keada dunia Islam. Untuk itu berikut ini kami langsung ke persoalan pokok dengan menurunkan beberapa komentar para tokoh agama dan komentar dari berbagai surat kabar mengenai sepak terjang Ahmadiyah.
Bunuh Ahmadiyah!
“Bunuh, bunuh, bunuh, BUNUH! PERANGI AHMADIYAH, BUNUH AHMADIYAH,
BERSIHKAN AHMADIYAH DARI INDONESIA! Ahmadiyah halal darahnya! Persetan HAM! Tai kucing HAM! Allahu Akbar”
Kalimat-kalimat penuh kebencian itu dilontarkan Sobri Lubis. Dia adalah seorang tokoh Front Pembela Islam (FPI) yang berpidato dalam tabligh akbar di Banjar, Jawa Barat, 14 Februari 2008.
Apakah Yesus Tuhan atau anak Tuhan?
Saudara-saudara kita umat Kristen menganggap Yesus (Nabi Isa as) sebagai Tuhan dan oknum kedua dari ketuhanan. Tetapi pertanyaannya adalah, Apakah Yesus mendakwakan ketuhanan beliau sendiri? Sebuah kajian injil-injil secara hati-hati mengungkapkan bahwa beliau tidak mendakwakan. Pada suatu kesempatan, beliau diriwayatkan telah bersabda, “Mengapa kau katakan aku baik? Tak seorangpun yang baik selain daripada Allah saja” (Markus 10:18). Yesus dengan kata ini dengan jelas tak membuat dakwa ketuhanan. (Matius 19:16:17 dan Lukas 18:19). Disini kita punya bukti yang nyata bahwa beliau adalah manusia biasa yang tak dapat mendakwakan sebagai yang baik dan sempurna seperti Tuhan, Ketika dipakukan pada tiang salib beliau berkata: ”Allah-ku, Allah-ku, mengapa Engkau meninggalkan aku?” (Markus 15:34)
